
Gowa, 3 Juli 2025 – Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT-UH) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan agenda pembahasan lanjutan evaluasi Self Evaluation Report (SER) Kriteria 1 dan 2 beserta evidence pendukung, sebagai bagian dari persiapan akreditasi internasional Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE).
Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat GPMPR, Lantai 3 Gedung Center of Technology (COT) Fakultas Teknik Unhas, mulai pukul 12.30 hingga 17.00 WITA. Hadir dalam kegiatan ini Dekan Fakultas Teknik, Prof. Dr.Eng. Ir. Muhammad Isran Ramli, ST., MT., IPM AER., Sekretaris GPMPR, serta para evaluator internal yang ditugaskan, yaitu:
- Prof. Dr. Ir. Muhammad Arsyad, MT., IPU.
- Dr.Eng. Ir. Muralia Hustim, ST., MT.
- Dr. Muhammad Asad Abdurrahman, ST., M.Eng.
- Dr.Eng. Ir. Dewiani, MT.
FGD ini diawali dengan registrasi dan pembukaan, dilanjutkan dengan arahan dari Dekan Fakultas Teknik dan Ketua GPMPR. Agenda inti berupa pemeriksaan dokumen SER dari beberapa program studi, yaitu:
- Teknik Sipil dan Teknik Lingkungan
- Teknik Geologi dan Teknik Elektro
- Teknik Mesin
Setelah pemeriksaan dokumen, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi, umpan balik, serta rekomendasi perbaikan dari para evaluator.
Dekan Fakultas Teknik Unhas menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu dan daya saing internasional. Evaluasi dokumen SER bertujuan untuk memastikan kesesuaian dengan standar IABEE, mengidentifikasi kelemahan maupun gap, serta merumuskan rekomendasi perbaikan agar dokumen lebih komprehensif dan siap untuk proses submit.
FGD ini diharapkan menghasilkan catatan evaluatif, rekomendasi perbaikan, serta peningkatan kualitas dokumen SER dan evidence, khususnya dalam hal koherensi narasi, kelengkapan bukti, serta kesesuaian dengan prinsip Outcomes-Based Education (OBE).
Dengan penyelenggaraan kegiatan ini, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin semakin meneguhkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan teknik, memperkuat akuntabilitas akademik, serta mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi di Indonesia.